Showing posts with label Pesawat Tempur. Show all posts
Showing posts with label Pesawat Tempur. Show all posts

Wednesday, 11 November 2015

Operasi Baruna Nusantara


F-16 dan Hawk milik TNI rutin patroliF-16 52ID TS1620 [@Didik] ☆

Info Militer Terbaru - Konflik di Laut China Selatan semakin memanas seiring dibangunnya pangkalan militer China di sana. Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru meningkatkan intensitas berpatroli di wilayah perbatasan Indonesia.

"Situasi di Laut China Selatan semakin memanas, dan Indonesia perlu hadir di sana. Makanya dilakukan Operasi Baruna Nusantara," kata Komandan Lanud Roesdin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Marsma TNI Henri Alfiandi, Selasa (10/11).

Bahkan tahun depan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru akan lebih meningkatkan intensitas patroli perbatasan. Saat ini segala sarana dan pra sarana sedang dipersiapkan.

"Sarana dan prasarana sudah dipersiapkan. Itu yang patroli adalah Pesawat Hawk dan F-16," jelas Hendri.

Tidak hanya Lanud Roesmin Nurjadin saja, Operasi Baruna Nusantara juga dilakukan TNI AU di Kalimantan, serta dari Halim Perdanakusuma Jakarta. Menurut Henri, ini dilakukan untuk menjaga udara Indonesia dari sejumlah negara yang sedang bersengketa di kawasan tersebut. Bahkan, Amerika Serikat mulai mengintip aktivitas para militer negeri Tirai Bambu tersebut.

"Lanud Kalimantan, Lanud Halim ada juga. Sementara untuk di Selat Malaka dan Kepulauan Riau oleh Lanud Pekanbaru. Ini dilakukan sebagai deterrent effect bagi negara yang tengah berkonflik di Laut China Selatan," kata Henri.

Henri menegaskan, Indonesia sebagai salah sati anggota ASEAN perlu hadir dalam konflik di Laut China Selatan. Itu dilakukan agar wilayah Indonesia aman dari gangguan, tanpa terlibat jauh atau berpihak dalam negara yang berkonflik tersebut.

Perlu diketahui, China sempat mengajak TNI untuk latihan bersama, namun Panglima TNI Jendral Gatot secara terang-terangan menolak ajakan tersebut. Beberapa waktu lalu, China mulai mengusik Laut China Selatan, hingga ke perbatasan wilayah Indonesia.

Tak ayal, ini membuat TNI mengirimkan armada tempur ke Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). TNI mengirimkan 7 kapal perang untuk menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman China, ditambah dengan patroli pesawat tempur TNI AU. 
READ MORE - Operasi Baruna Nusantara

Tuesday, 10 November 2015

Sukhoi TNI Cegat Pesawat Penyusup di Langit Tarakan

Dipaksa Turun di Tarakan Pesawat Sukhoi TNI AU. (CNN Indonesia/Safir Makki)☆ 

 
Info Militer Terbaru
- Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia mengirim dua pesawat Sukhoi untuk mencegat (intersepsi) pesawat asing yang melanggar wilayah udara Republik Indonesia di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin siang (9/11).

"Peristiwa terjadi jam 14.28 WITA. Ada pesawat asing tertangkap radar melintas wilayah Indonesia di Tarakan tanpa izin," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Dwi Badarmanto kepada CNN Indonesia.

Peristiwa itu, ujar Dwi, bukan pertama kali terjadi. TNI pun segera menjalankan prosedur tetap yang telah ada. Dua Sukhoi diterbangkan dari pangkalan udara terdekat di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk mengejar pesawat asing jenis propeller first engine Cessna itu.

"Kami paksa pesawat itu mendarat di Tarakan. Sekarang sedang dalam penyelidikan kenapa dia lewat situ," kata Dwi.

Menurutnya, bukan sekali ini saja pelanggaran udara terjadi di langit Tarakan. TNI AU, ujar Dwi, tak bakal menolerir pelanggaran wilayah apapun di langit Indonesia.

 Diterbangkan Pilot AS 

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia Marsekal Pertama Dwi Badarmanto menyatakan pesawat asing yang tertangkap radar menyusup di langit Tarakan, Kalimantan Utara, Senin siang (9/11), dipiloti oleh tentara Amerika Serikat.

"Pesawat itu diawaki oleh orang Amerika. Isinya satu pilot itu saja. Sekarang pesawat sudah dipaksa turun dan pilot dimintai keterangan kenapa dia terbang di situ, melanggar wilayah udara Indonesia," kata Dwi kepada CNN Indonesia.

Pilot tersebut bernama James Patrick Murphy. Dia adalah penerbang Angkatan Laut AS. Saat ini Murphy sedang diinterogasi secara intensif oleh TNI AU di Tarakan, sementara pesawat jenis propeller first engine Cessna yang dia terbangkan diparkir di Pangkalan Udara TNI.

"Masih dalam penyidikan," ujar Dwi. Murphy akan diperiksa sesuai proses hukum di Indonesia yang kemungkinan menghabiskan waktu satu-dua hari.

Dwi menyatakan pelanggaran wilayah udara di Indonesia telah berulang kali terjadi, termasuk di langit Tarakan. "Ini mungkin yang ke-19 sepanjang tahun ini. Pokoknya kami tak mau ambil risiko. Begitu ada pelanggaran, kami paksa dia turun," kata Dwi.

Pelanggaran udara di wilayah Indonesia terjadi di saat konflik di Laut China Selatan tengah memanas. AS belum lama ini mengirimkan kapal perangnya berlayar di sekitar pulau reklamasi buatan China yang terletak dekat Kepulauan Spratly yang menjadi sengketa sejumlah negara di Asia.

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan sebagai miliknya, dan mengabaikan keberatan dari Vietnam, Filipina, Taiwan, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Klaim ini terus menyulut ketegangan di kawasan tersebut. (agk)

CNN Indonesia
READ MORE - Sukhoi TNI Cegat Pesawat Penyusup di Langit Tarakan

Saturday, 7 November 2015

Indonesia Belum Mengajukan Pembelian Su-35

su-35






Info Militer Terbaru - Rusia belum menerima permintaan resmi dari Indonesia mengenai pembelian pesawat tempur generasi 4++ Su-35 dan kendaraan infanteri BMP-3F. Keputusan mengenai pembelian akan diumumkan segera setelah penetapan APBN.

Demikian hal tersebut dikabarkan Kepala Hubungan Eksternal Rosoboroneksport Viktor Brakunov selama pameran Defense & Security 2015 kepada RIA Novosti, Kamis (5/11).

“Militer Indonesia tertarik memperoleh senjata baru dan peralatan militer buatan Rusia, termasuk pesawat tempur dan kendaraan infanteri. Namun, sejauh ini kami belum menerima permintaan resmi dari pihak Indonesia karena saat ini sedang ditetapkan anggaran negara untuk lima tahun ke depan. Bila hal tersebut telah ditetapkan dan permintaan disetujui, akan segera dilaksanakan negosiasi yang substansial,” kata Brakunov.

Pada saat yang sama, juru bicara sekaligus perwakilan senior dari AU Indonesia mengatakan selama pameran dirgantara MAKS-2015 yang diselenggarakan pada bulan Agustus lalu di Zhukovsky, bahwa pembelian Su-35 untuk mendukung Angkatan Udara negara adalah prioritas.

Pada bulan September lalu, Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu mengumumkan niatnya untuk membeli satu skuadron Su-35 untuk menggantikan pesawat tempur F-5 Tiger milik Amerika yang usianya sudah mencapai empat dekade.

Pada bulan Maret 2015, Dirjen Rosoboroneskport Anatoly Isaikin mengabarkan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan penandatanganan kontrak penyediaan pasokan baru kendaraan infanteri BMP-3F yang sekarang berhasil digunakan dalam Korps Marinir Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Pasokan pertama dari 17 kendaraan dikirimkan dalam rangka perjanjian pinjaman Indonesia senilai satu miliar dolar AS dari Rusia, yang ditandatangani pada bulan September 2007 silam ketika Presiden Vladimir Putin datang berkunjung ke Jakarta.
READ MORE - Indonesia Belum Mengajukan Pembelian Su-35

Saturday, 29 August 2015

Alert, Australia Segera Dapat 4 Poseidon


Info Militer Terbaru - Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Australia, Indonesia wajib mewaspadai hal ini. Boeing telah mendapatkan kontrak senilai US$1.five miliar untuk pengadaan 13 pesawat Poseidon yang merupakan pengintai maritime paling canggih saat ini. Dari jumlah itu sembilan akan diperuntukan bagi Angkatan Laut Amerika dan empat untuk Royal Australian Air pressure (RAAF).

Pesawat Poseidon memiliki kemampuan peperangan anti-kapal selam, anti-permukaan dan intelijen, pengawasan dan pengintaian.

Produksi pesawat pertama untuk RAAF akan dimulai akhir tahun ini dengan pengiriman dijadwalkan untuk 2016. Dalam siaran persnya Sabtu 29 Agustus 2015, Boeing juga mengatakan akan memberikan Australia dengan sistem pelatihan lengkap untuk pesawat.
READ MORE - Alert, Australia Segera Dapat 4 Poseidon

Saturday, 4 July 2015

MiG-29 Fulcrum Rusia Jatuh

MiG-29 Fulcrum
MiG-29 Fulcrum

Info Militer Terbaru-Sebuah jet tempur MiG-29 Fulcrum milik Rusia dikabarkan jatuh di Krasnodar, wilayah selatan Rusia.

“Pesawat itu jatuh di wilayah Kushchyovka. Menurut informasi awal tidak ada yang terluka atau kerusakan di darat," kata sumber pertahanan seperti dikutip Ria Novosti Jumat sumber itu.

Pilot dikabarkan selamat setelah memutuskan melontarkan diri dari pesawat di waktu yang tepat. Saat ini keberadaan pilot masih dicari.

Sebuah sumber mengatakan bahwa kegagalan teknis dan kesalahan pilot dianggap sebagai kemungkinan penyebab kecelakaan.

Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan insiden itu terjadi ketika pesawat sedang melakukan penerbangan latihan rutin tanpa amunisi. Kementerian Pertahanan memutuskan untuk menggrounded semua MiG-29 yang ada sampai penyebab kecelakaan dipastikan.
READ MORE - MiG-29 Fulcrum Rusia Jatuh

Thursday, 2 July 2015

AS Kembangkan Jet Tempur F-16 Bersensor Canggih


Info Militer Terbaru-Kontraktor pertahanan Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa sistem Legion Pod berhasil diuji pada pesawat jet tempur F-16. Sistem Legion Pod merupakan sistem deteksi udara ke udara (air-to-air) yang digunakan untuk mengincar musuh di lingkungan yang ditolak radar.

“Legion Pod baru-baru ini telah menjalani uji penerbangan pertamanya dan berhasil mendeteksi sejumlah target di angkasa ketika diterbangkan dengan sebuah F-16,” isi pernyataan Lockheed, sebagaimana dilansir Sputnik, Rabu (1/7/2015).

Pada Februari 2015, Lockheed Martin memperkenalkan Legion Pod sebagai sensor dengan sistem multifungsi untuk mendukung pendeteksian kolaboratif antara sejumlah pesawat dalam lingkungan yang menolak radar. Sensor deteksi target tersebut termasuk sebuah sistem infra merah dan teknologi mutakhir yang menyediakan deteksi air-to-air untuk pesawat dengan sayap yang tidak bisa digerakkan (fix winged).

Legion Pod juga menyediakan sensor tambahan dalam strukturnya yang sekarang untuk memenuhi beragam syarat misi dengan berbagai perangkat.

Uji penerbangan tersebut telah membuktikan Legion Pod bisa terintegrasi tanpa perubahan-perubahan perangkat keras atau perangkat lunak di badan pesawat jet F-16.

Lockheed Martin adalah perusahaan keamanan global dan kerdigantaraan yang bermarkas di Bethesda, Maryland yang bergerak di bidang penelitian, perancangan, pengembangan, dan kelanjutan dari sistem dan layanan teknologi mutakhir.

Sumber: Okezone.com
READ MORE - AS Kembangkan Jet Tempur F-16 Bersensor Canggih

Thursday, 25 June 2015

F-16 Thailand Nyungsep Ke Parit

F-16A rusak setelah tergelincir dari landasan sebelum menabrak parit di Korat AB pada tanggal 24 Juni 2015. [Foto oleh Prasit Tangprasert]
F-16A rusak setelah tergelincir dari landasan sebelum menabrak parit di Korat AB pada tanggal 24 Juni 2015. [Foto oleh Prasit Tangprasert]

Info Militer Terbaru-Sebuah pesawat tempur F-16 dari Skuadron 102 Angkatan Udara Thailand tergelincir dari landasan dan menabrak parit drainase di Korat Air Base Rabu 24 Juni 2015. 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13: 00. Pilot selamat dengan melakukan ejeksi dan mengalami luka ringan.

Sebagaimana dilansir Bangkok Post jet tempur  F-16A Angkatan Udara Thaliand tiba-tiba melesat hampir 100 meter ketika mesin start dan idling. Pesawat kemudian meluncur ke selokan dan pilot berhasil mengeluarkan diri dari pesawat.Pejabat sedang menyelidikinya.
READ MORE - F-16 Thailand Nyungsep Ke Parit

Wednesday, 24 June 2015

F-16 Alami Masalah Ban di Lanud Iswahyudi Madiun


Info Militer Terbaru-Pesawat tempur F-16 mengalami insiden kecelakaan pagi ini. Peristiwa itu terjadi di Lanud Iswahyudi Madiun.

"Cuma kerusakan kecil, ban nya bermasalah," ujar seorang petugas di Lanud Iswahyudi saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2015)

Berdasarkan foto yang diterima detikcom, pesawat tempur tersebut terlihat sedikit nungging. Terlihat ban depan dari pesawat itu bermasalah.

Saat dikonfirmasi Kadispen AU Marsma Dwi Badarmanto mengatakan belum mengetahui pasti.

"Saya konfirmasi dulu ya," ujarnya.


Sumber: detik.com
READ MORE - F-16 Alami Masalah Ban di Lanud Iswahyudi Madiun

Tuesday, 23 June 2015

Bukan Indonesia, Terungkap Teka-Teki Siapa Pembeli Pertama JF-17

jf-17

Info Militer Terbaru-Teka-teki siapa pembeli pertama jet tempur JF-17 Thunder terungkap sudah. Ternyata bukan Indonesia seperti yang santer dikabarkan selama ini.

Negara tersebut ternyata Sri Lanka yang telah dikonfirmasi akan menjadi negara asing pertama yang membeli pesawat yang di China dikenal sebagai FC-1 Xiaolong atau “Fierce Dragon”. Pesawat tempur multi-peran yang dikembangkan bersama oleh Pakistan Aeronautical Complex dan the Chengdu Aircraft Corporation of China.

Seperti dilaporkan 92NewsHD yang berbasis di Pakistan, negara tersebut akan memesan sekitar 18-24 pesawat. Hal ini membenarkan klaim yang dibuat di Paris Air Show pekan lalu bahwa kontrak pertama penjualan JF-17 telah ditandatangani dengan “negara Asia.”

Rumor bahwa Sri Lanka mungkin menjadi yang pertama untuk mengekspor JF-17 muncul awal Juni ini ketika foto dari kantor komandan angkatan udara Sri Lanka mengungkapkan model skala dari JF-17.

Pakistan Air Force mengumumkan bahwa mereka akan mulai pengiriman JF-17 ke Sri Lanka mulai 2017. Ditambahkan bahwa pengembang Pakistan dan China akan melanjutkan upaya untuk mempromosikan pesawat ke negara-negara lain.

Informasi publik yang tersedia menunjukkan bahwa Angkatan Udara Sri Lanka saat ini memiliki sekitar 160 pesawat. Pesawat yang diperoleh dari China termasuk tujuh jet tempur J-7 dan sembilan pesawat angkut Y-12, dengan perintah tambahan untuk dua pesawat transport MA60.
READ MORE - Bukan Indonesia, Terungkap Teka-Teki Siapa Pembeli Pertama JF-17

Monday, 22 June 2015

Indonesia Beli JF-17 Thunder Dari Pakistan?

jf-17
JF-17 Thunder

Info Militer Terbaru-Pakistan telah berhasil menjual pesawat tempur JF-17 Thunder ke salah satu negara Asia pada hari senin di ajang Paris Air Show 2015, yang menandai penjualan internasional pertama pesawat tempur JF-17 yang dikembangkan bersama oleh Pakistan dan China.

Komodor udara Syed Muhammad Ali, juru bicara produksi mengatakan pada media di Paris Air Show 2015 bahwa mereka telah menyelesaikan negosiasi pemesanan pesawat JF-17 Thunder dengan salah satu konsumen dari Asia, Namun Syed Muhammad Ali enggan untuk memberikan informai lebih rinci terkait penjualan ini.

Sebelumnya, pejabat Pakistan mengatakan bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan 11 negara yang berpotensi menjadi pembeli JF-17 Thunder. Dimana media Pakistan menyebutkan Malaysia dan Indonesia menjadi negara yang sangat berpotensi menjadi pembeli pertama JF-17 Thunder.

JF-17 Thunder diproduksi oleh Pakistan bekerjasama dengan sekutu mereka China. Merupakan pesawat tempur ringan multi-role yang mampu terbang dengan kecepatan Mach 2.0 dengan ketinggian mencapai 55.000 kaki.

Sekitar 80 orang mempromosikan JF-17 Thunder yang menjadi bintang di Paris Air Show 2015 mengingat banyak produsen pembuat pesawat tempur dunia tidak mengikuti pameran ini. Khalid Mahmood mengatakan bahwa kemungkinan tahun 2017 akan dimulai pengiriman pesawat ke pembeli dari Asia ini.

Mahmood menambahkan bahwa penjualan JF-17 Thunder telah mengalami penundaan karena terjadi berbagai macam konflik di negara-negara Timur Tengah.
READ MORE - Indonesia Beli JF-17 Thunder Dari Pakistan?

Angkatan Laut India Transfer Jet Kiran ke Angkatan Udara

Jet Latih Kiran
Jet Latih Kiran

Info Militer Terbaru-Angkatan Laut India mentransfer sembilan pesawat jet latih Kiran dari persediaan untuk Angkatan Udara, yang menghadapi kekurangan akut pelatih jet menengah.

Sumber angkatan laut telah mengkonfirmasi bahwa aset telah ditransfer dari pangkalan udara Angkatan Laut INS Hansa di Goa yang selama ini jadi rumah Kiran.

”Angkatan Laut sekarang memiliki pelatih jet canggih Hawk sehingga mereka [Kiran] telah dipindahkan ke Angkatan Udara, “kata seorang pejabat senior Angkatan Laut.

Penerbang angkatan laut selama ini menggunakan pelatih Kiran sebelum pilot dinyatakan layak menggunakan jet tempur garis depan seperti Sea Harriers dan MiG-29 K. Namun, Angkatan Laut baru-baru ini melantik Hawk advanced jet trainers (AJT) dan telah benar-benar pindah ke mereka untuk tahap pelatihan. Sementara pelatih Kiran membantu dalam pelatihan tingkat menengah sebelum pilot melanjutkan ke AJT, mereka berusia lebih dari 30 tahun dan membutuhkan pengganti.

Jet pelatih menengah HJT-36 Sitara dikembangkan oleh Hindustan Aeronautics Ltd menghadapi masalah teknis dan telah melewatkan beberapa tenggat waktu pembangunan.
READ MORE - Angkatan Laut India Transfer Jet Kiran ke Angkatan Udara

Super Tucano Pamer Sukses di Paris Airshow

Super tucano

Info Militer Terbaru-Paris Airshow menjadi ajang bagi Embraer Defense & Security Brasil untuk unjuk kesuksesan penjualan pesawat serang ringan A-29 super Tucano. Sejumlah kontrak pembelian diteken di acara pameran kedirgantaraan paling wah di dunia ini.

Salah satunya adalah Kementerian Pertahanan Ghana telah menandatangani kontrak untuk pengadaan lima pesawat ini. Kontrak, yang meliputi ketentuan untuk dukungan logistik dan pembentukan sistem pelatihan pilot dan mekanik, ditandatangani minggu ini di Paris Air Show.

“Kami sangat senang menyambut Angkatan Udara Ghana sebagai operator baru Super Tucano, pesawat yang sudah dikonsolidasikan di pasar global, memperluas kehadiran kami di Afrika”, kata Jackson Schneider, presiden Embraer Defense & Security. “Kami yakin bahwa, dengan akuisisi ini, Angkatan Udara Ghana akan dilengkapi dengan solusi yang paling tepat dan terbukti untuk kebutuhan operasionalnya.”

Ghana akan menggunakan pesawat untuk pelatihan, pengawasan perbatasan dan misi keamanan internal.

Kesepakatan adalah kedua minggu ini oleh Embraer untuk pesawat turboprop A-29. Sebelumnya Mali juga memesan selusin pesawat yang sama. Perjanjian yang juga ditandatangani di Paris Air Show, mencakup dukungan logistik untuk pesawat dan sistem pelatihan untuk pilot dan mekanik untuk Angkatan Udara Mali.

“Dengan kontrak ini, kami menambahkan pelanggan penting di Afrika, di mana beberapa negara sudah mengoperasikan Super Tucano,” kata Jackson Schneider.

“Ini adalah pesawat yang kuat dan serbaguna, dengan pengalaman terbukti dalam pertempuran dan akan memenuhi dengan keunggulan misi untuk yang terpilih.”

A-29 super Tucano saat ini diterbangkan di tiga benua oleh 10 angkatan udara dan telah dipilih oleh Angkatan Udara AS untuk Program pembangunan Angkatan Udara Afghanistan. Pesawat telah disertifikasi untuk lebih dari 130 konfigurasi senjata dan dilengkapi dengan elektronik canggih, elektro-optik, teknologi inframerah dan sistem laser.
READ MORE - Super Tucano Pamer Sukses di Paris Airshow

Friday, 19 June 2015

Su-35 Pastikan Ikut Kompetisi Pengadaan Jet Tempur Indonesia

Sukhoi Su-35
Sukhoi Su-35

Info Militer Terbaru-Rusia menyatakan akan membawa jet tempur Sukhoi-35 dalam kontes penawaran di Indonesia yang tengah mencari jet tempur multirole untuk menggantikan F-5 yang sudah tua.

Sergei Kornev, kepala ekspotir senjata Rusia Rosoboronexport  Kamis 18 Juni 2015 sebagaimana dilansir TASS mengatakan bahwa dia yakin Su-35 akan mendapat perhatian di Indonesia.

“Kami melihat ke depan untuk kontes penawaran ini dan kami akan mengambil bagian di dalamnya,” katanya kepada wartawan di sela-sela acara kedirgantaraan tahunan di Le Bourget. Dia juga menambahkan pasar untuk Su-35 akan luas mengingat kemampuan pesawat generasi 4++ ini.
READ MORE - Su-35 Pastikan Ikut Kompetisi Pengadaan Jet Tempur Indonesia

Thursday, 18 June 2015

3 Prototipe T-50 Baru Segera Diserahkan ke Militer Rusia

Sukhoi T-50
Sukhoi T-50

Info Militer Terbaru-United Aircraft Corp berencana untuk memberikan tiga prototipe atau lebih prototipe jet tempur siluman untuk militer Rusia guna diuji pada awal tahun depan.

Presiden perusahaan yang berbasis di Moskow, Yuri Slyusar, mengatakan tiga dari prototipe T-50 PAK-FA, sebuah pesawat tempur siluman generasi kelima yang dibuat oleh anak perusahaan United Aircraft Sukhoi, akan ditransfer ke angkatan udara Rusia pada akhir 2015 atau awal 2016 sebagai bagian dari program uji.

“Kita dapat mengatakan bahwa kita berada dalam jadwal dan tiga prototipe tambahan ini akan memungkinkan kita untuk memperluas program pengujian dan melakukannya lebih cepat,” katanya kepada wartawan di Paris Air Show. “Kita pada jadwal untuk memberikan batch pertama pada akhir 2016, awal 2017 untuk pelanggan, kementerian pertahanan, sehingga pesawat menunjukkan semua karakteristik yang diperlukan dan desain.”

Dengan tambahan prototipe ini maka akan ada delapan prototipe T-50. PAK-FA pertama terbang pada tahun 2011 dan dirancang untuk bersaing dengan F-22 Raptor dan F-35 Joint Strike Fighter.

Dibandingkan dengan pejuang generasi sebelumnya, PAK-FA menggabungkan fungsi dari pesawat serang dan pesawat tempur sehingga menawarkan sejumlah kemampuan yang unik. “Sebagai pesawat generasi kelima, ia memiliki paket avionik terintegrasi secara menyeluruh pada dasarnya baru menyediakan kontrol otomatis yang unggul dan dukungan intelijen.”

Meski diakui T-50 juga telah mengalami beberapa tantangan pembangunan seperti kebakaran mesin tetapi pesawat ini berkinerja baik dalam tes, menurut Slyusar.

“Pesawat menunjukkan semua karakteristik yang diperlukan dan desain, sehingga kita dapat mengatakan bahwa tidak ada risiko dalam program bergerak ke depan dan pesawat memenuhi semua spesifikasi yang awalnya direncanakan,” katanya. “Tidak ada risiko penundaan apapun.”
READ MORE - 3 Prototipe T-50 Baru Segera Diserahkan ke Militer Rusia

Friday, 12 June 2015

Bomber dan Jet Tempur China Merapat ke Laut China Selatan


Info Militer Terbaru-Sejumlah jet tempur dan bomber China digeser ke Pasifik Barat dekat dengan zona identifikasi pertahanan udara (Adiz) Taiwan dan Filipina. Juru bicara Angkatan Laut PLA Liang Yang mengatakan pesawat mereka bergabung dengan armada hari Rabu pagi untuk latihan dari Bashi Channel, yang berada di antara Pulau Y’Ami Filipina dan Lanyu atau Orchid Island Taiwan.

Pesawat dikerahkan termasuk pembom strategis H-6G / K dan jet tempur superioritas udara J-11B.

Sebagaimana dikutip Want China Times Kamis 11 Juni 2015, Liang mengatakan latihan ini rutin digelar setiap tahun dan sesuai dengan aturan internasional. “Latihan ini tidak ditujukan untuk negara, daerah atau target tertentu,” kata Liang serta menambahkan hal itu juga tidak mempengaruhi kebebasan navigasi atau penerbangan di wilayah tersebut.


China terlibat dalam sengketa teritorial baik di Laut Cina Timur Laut dan Laut Cina Selatan, di mana ketegangan semakin tinggi akibat dari reklamasi lahan China pada terumbu dan pulau-pulau yang disengketakan. Negara-negara seperti Amerika Serikat telah menuduh China menghambat kebebasan navigasi di kawasan tersebut. “Ke depan, latihan yang sama dan latihan akan terus berlangsung,” kata Liang.

Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengatakan akan memantau latihan ini karena dilakukan dekat mereka dan  menambahkan bukan pertama kalinya Cina telah melakukan latihan di daerah.
READ MORE - Bomber dan Jet Tempur China Merapat ke Laut China Selatan

Friday, 5 June 2015

India Beli Rafale, Pakistan-China Langsung Upgrade J-17


Info Militer Terbaru-Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan bertemu pejabat pertahanan China sebagai upaya untuk meningkatkan produksi bersama pesawat tempur JF-17 Thunder, di tengah langkah India untuk memperoleh 36 pesawat tempur Rafale dari Perancis.

Kepala PAF Marsekal Sohail Aman, yang sedang melakukan kunjungan lima hari ke China, bertemu Gen Fan Changlong, Wakil ketua komisi militer pusat China, komando tinggi militer China.

"Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur JF-17 Thunder yang diproduksi bersama oleh dua negara agar setara dengan pesawat terbaru dari dunia," kata juru bicara PAF sebagaimana dikutip media Pakistan The Nation Kamis 4 Juni 2015. 

PAF berencana untuk mengakuisisi 200 jet tempur tahun ini. Fan dan Sohail berjanji untuk memperkuat kerjasama praktis dalam pelatihan, perlatan militer dan anti-terorisme.

"China dan Pakistan telah menjadi "teman besi" selalu percaya dan mendukung satu sama lain," kata Fan sementara mengekspresikan harapan bahwa kerjasama militer kedua negara akan memberikan kontribusi bagi perdamaian dan stabilitas regional.

 





READ MORE - India Beli Rafale, Pakistan-China Langsung Upgrade J-17

Saturday, 30 May 2015

Sebulan B-2 Hanya Boleh Terbang 3 Kali

Pesawat Pembom B-2 Amerika Serikat

Info Militer Terbaru-B-2 Spirit masih menjadi bomber paling ditakuti di dunia saat ini. Sejauh ini belum ada pesawat yang mampu menandingi kemampuannya. Tetapi juga tidak ada pesawat yang mampu menandingi harganya.

Salah satu keunggulan yang dimiliki B-2 stealth bomber dari pesawat lain adalah pesawat ini bisa terbang 6.000 mil laut tanpa pengisian bahan bakar. Dan pada saat dibutuhkan untuk mengisi bahan bakar, dapat melakukannya di udara. Dari 20 pesawat, hanya satu yang tidak ditempatkan di Missouri.

Di usianya yang ke-25, pesawat kebanggaan Whiteman Air Force Base di Missouri mendapatkan kado istimewa dengan dikucurkannya dana sekitar 10 miliar Dollar Amerika untuk upgrade kemampuannya. Dengan upgrade ini pesawat tersebut masih akan menjadi platform serangan yang paling menakutkan di gudang senjata Amerika.

Pesawat bersayap kelelawar buatan Northrop Grumman Corp ini terbang pertama pada 17 Juli 1989. Upgrade memang sangat diperlukan terutama dalam hal komunikasi pesawat, avionik dan sistem lain. Hal ini mengingat bomber baru yang sedang dimulai programnya akan menghasilkan pesawat yang masuk layanan pada 2020. Sehingga wajar B-2 akan tetap memainkan peran penting. Bahkan Angkatan Udara berencana untuk menggunakan pesawat ini hingga 2058.

B-2 merupakan warisan Perang Dingin. Ia dirancang untuk bisa menembakkan 16 bom nuklir ke Uni Soviet dengan menggunakan teknologi stealth untuk menghindari sistem pertahanan udara. Pesawat tidak bisa menembak untuk membela diri, tapi hal itu menjadi tidak begitu penting karena kulit pesawat dirancang sebagai radar yang mampu membelokkan senjata yang menyerang serta tentu saja memberikan kemampuan siluman tinggi.

Tapi kurang dari empat bulan setelah uji terbang pertama, Tembok Berlin runtuh. Dua tahun kemudian, Uni Soviet runtuh. Dan dua tahun setelah itu baru B-2 pertama diserahkan ke Angkatan Udara di Whiteman.

Rencana awal untuk membangun 132 pesawat akhirnya dipenggal hanya menjadi 21. Dari jumlah itu satu diantaranya hancur dalam kecelakaan di Guam pada 2008. Dari 20 pesawat yang ada, 19 ada di Whiteman yang merupakan rumah bagi wing 509 pembom. Satu yang lain ditempatkan di Edwards Air Force Base di California. B-2 yang paling baru masih berusia 17 tahun, memasuki layanan pada tahun 1997.

Steven Bucci, seorang analis di Heritage Foundationmengatakan, dengan lebih dari $ 40 miliar sudah diinvestasikan ditambah lagi dengan $ 10 miliar, B-2 tetap menjadi pesawat paling canggih di dunia.”B-2 memberi kemampuan yang benar-benar ampuh untuk menjangkau lokasi mana saja di dunia pada waktu cepat,” katanya.

Wajar jika kemudian rencana produksi pesawat dari semula 132 kemudian hanya menjadi 21 saja. Selain karena ketegangan di bumi memudar seiring runtuhnya Uni Soviet, bomber siluman B-2 juga super mahal. Untuk membangun satu unit pesawat dibutuhkan investasi 2,2 miliar Dollar atau sekitar Rp26 triliun.

Belum lagi soal pemeliharaan. Untuk satu jam terbang, mereka membutuhkan perawatan hingga 10 jam. “Ini sebenarnya tidak efisien untuk mempertahankan armada kecil,” kata Karl Mueller, seorang analis di RAND Corp.

Karena mahalnya pula pesawat ini pun jarang diterbangkan untuk misi latihan. Terbang B-2 yang mahal, sehingga waktu udara untuk pilot terbatas. “Pilot terbang rata-rata dua atau tiga kali sebulan di dalam pesawat itu,” kata Mayor Matt Bruckner juru bicara Whiteman. “Di luar itu mereka juga menggunakan simulator.” Untuk menjaga skil terbang, pilot terbang dengan T-38 pesawat latih supersonik yang dibangun pada tahun 60-an.

Meski demikian sejumlah pilot mengakui menerbangkan siluman ini cukup gampang. “Cukup mudah, sebenarnya,” kata Ian Hart, seorang letnan penerbangan dengan Royal Air Force Inggris yang sempat mengikuti program pelatihan di Whiteman. “Pesawat ini dirancang dengan autopilot yang baik. Kau bicara tentang mampu pergi ke mana pun di dunia dengan mudah,” terangnya.

Sedang untuk pengisian bahan bakar memang agak rumit. “Anda tidak akan pernah ingin melakukan kerusakan, sehingga Anda harus sangat berhati-hati,” kata Hart.

Pesawat ini juga memberi kenyamanan bagi dua pilotnya. Tidak seperti jet tempur, pesawat ini memiliki ruangan yang bisa digunakan untuk tidur secara bergantian bagi pilot. Ada juga toilet dengan tirai untuk privasi. “Pesawat ini semacam sebuah minivan dan kursi di belakang pengemudi dan penumpang tidak ada,” kata Bruckner.

Pangkalan Whiteman setiap jumat sebulan sekali juga menggelar B-2 Spirit of Hawaii yang memberi kesempatan bagi masyarakat yang biasanya para pelajar untuk menyaksikan dari dekat pesawat yang biasanya diselimuti rahasia tersebut.
READ MORE - Sebulan B-2 Hanya Boleh Terbang 3 Kali

Friday, 29 May 2015

J-16 China Siap Masuki Layanan AU China

J-16 dengan cat abu-abu
 J-16 dengan cat abu-abu

Info Militer Terbaru-Sebuah foto yang diposting oleh situs militer di China menunjukkan jet tempur dengan dua kursi J-16 telah dicat abu-abu terang yang menunjukkan pesawat hampir siap untuk memasuki layanan Angkatan Udara China. Demikian dilaporkan People Daily online Kamis 28 Mei 2015.

Wang Mingzhi, seorang ahli angkatan udara China, mengatakan kepada China Central Television bahwa J-16 akan sangat meningkatkan kemampuan tempur Angkatan Udara China. Pesawat tempur bermesin ganda yang dirancang berdasarkan Su-27k Rusia tetapi memiliki spesifikasi kinerja mirip dengan F-15E Strike Eagle dari AS, menurut Wang.

Sebagaimana kebiasaan pesawat yang masih dalam pengembangan akan dicat dengan warna kuning sementara pesawat tempur yang muncul terbaru telah dicat abu-abu terang. Jika foto yang diunggah ke internet akurat, J-16 hampir pasti siap untuk masuk layanan, menurut Wang. Seperti F-15E, J-16 dirancang untuk pertempuran udara dan untuk memberikan dukungan udara jarak dekat untuk pasukan darat.
READ MORE - J-16 China Siap Masuki Layanan AU China

MiG-31 Hancurkan Rudal Jelajah dari Jarak 10 Km

MiG-31 (Foxhound)
MiG-31 (Foxhound)

Info Militer Terbaru-Jet tempur interceptor MiG-31 Foxhound Rusia berhasil menembakkan jatuh rudal jelajah yang dipecat oleh pembom strategis Tu-95MS (Bear) latihan di wilayah barat laut Rusia, layanan pers Distrik Militer Pusat Departemen Rusia Pertahanan mengatakan Kamis.

Pesawat mengambil bagian dalam sekejap latihan kesiapan tempur di Republik Komi. “Rudal jelajah hancur di ketinggian 300 meter di atas tanah dari jarak 10 kilometer (6,2 mil) dari target,” demikian pernyataan Departemen Pertahanan Rusia Kamis 28 Mei 2015 sebagaimana dilansir Sputnik.
READ MORE - MiG-31 Hancurkan Rudal Jelajah dari Jarak 10 Km

Wednesday, 27 May 2015

Rusia Terima Batch Tambahan Su-34


Info Militer Terbaru-Sukhoi Company Rusia menyerahkan batch pertama dari Su-34 pembom garis depan untuk Departemen Pertahanan Federasi Rusia sesuai pesanan 2015. Pesawat lepas landas dari Lapangan terbang chkalov Novosibirsk Aircraft Plant dan menuju ke tempat penyebaran mereka, pembuat pesawat mengumumkan pada 21 Mei.

Tahun lalu, cabang Perusahaan Sukhoi – Novosibirsk aviation plant berhasil menyelesaikan pesanan Pertahanan Negara 2014 dan menyampaikan dua pesawat tempur. Pesawat generasi 4 + Su-34  akan menggantikan pembom garis depan Su-24 yang saat ini dalam pelayanan dengan Angkatan Udara Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia telah menempatkan pesanan untuk lebih dari 100 Su-34 yang akan dikirimkan ke Angkatan Udara pada tahun 2020.

Jet tempur bomber multi-peran Su-34  dirancang untuk menyerang target darat, laut-udara pada siang dan malam di segala kondisi cuaca.

Su-34 dipersenjatai dengan sangat rudal udara ke permukaan dan udara ke udara dipandu yang memungkinkan kerja operasional multi-channel. Pesawat ini juga dilengkapi dengan sistem anti-radar pertahanan, kokpit bersenjata dan komputer terbaru yang memberikan kemampuan tambahan untuk pilot dan navigator untuk melakukan pemboman. Su-34 juga dilengkapi dengan sistem pengisian bahan bakar udara untuk pengisian bahan bakar udara.
READ MORE - Rusia Terima Batch Tambahan Su-34