Showing posts with label Internasional. Show all posts
Showing posts with label Internasional. Show all posts

Friday, 13 November 2015

Stasiun TV Ungkap Persenjataan Nuklir Rahasia Rusia

Rekaman itu disiarkan pada Selasa (10/11/2015) dan kemudian dihapus oleh stasiun televisi itu

Status-6, proyek high-speed drone submarine bertenaga nuklir

Info Militer Terbaru - Kremlin, Rabu (11/11/2015), mengakui bahwa sebuah stasiun televisi Rusia tanpa sengaja mengungkap rencana rahasia terkait pengembangan sebuah sistem peluru kendali nuklir.

Dua stasiun televisi pemerintah, NTV dan Channel One, memperlihatkan seorang perwira militer tengah membaca sebuah dokumen rahasia.

Dokumen itu berisi foto, gambar, dan rincian sebuah sistem persenjataan yang diberi nama Status-6 yang dirancang oleh Rubin, perusahaan produsen kapal selam yang berbasis di St Petersburg.

"Peluru-peluru kendali nuklir yang ditembakkan kapal selam akan menciptakan sebuah zona kontaminasi nuklir ekstensif yang membuat semua kegiatan militer dan ekonomi di daerah itu terganggu untuk waktu lama," demkian isi dokumen yang terpampang jelas selama beberapa detik. Dokumen rahasia itu terekam kamera televisi dalam sebuah pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan para perwira militer di kota Sochi di tepi Laut Hitam, Senin lalu.

Rekaman itu disiarkan pada Selasa (10/11/2015) dan kemudian dihapus oleh stasiun televisi itu. Namun, sejumlah situs berita masih memuat foto dan berita tentang hal tersebut.

"Benar, sejumlah data rahasia terekam kamera dan disiarkan secara luas sehingga rekaman itu harus dihapus," ujar juru bicara Presiden Putin, Dmitry Peskov.

"Pada masa depan kami akan melakukan langkah-langkah preventif agar hal semacam ini tak terjadi lagi," tambah Peskov.

Sejauh ini tidak diperoleh penjelasan bagaimana gambar berisi dokumen rahasia seperti itu bisa lolos dari proses penyuntingan di dua stasiun televisi yang dikendalikan pemerintah itu.
READ MORE - Stasiun TV Ungkap Persenjataan Nuklir Rahasia Rusia

Sikap Indonesia Soal Nine Dash Line

Posisi Resmi Indonesia soal Konflik Laut China Selatan

Indonesia jadi penengah negara-negara yang terlibat konflik Laut China Selatan. (Reuters)

Info Militer Terbaru - Pemerintah Indonesia menegaskan posisi resminya dalam menyikapi konflik Laut China Selatan. Indonesia akan tetap pada posisi sebagai penengah negara-negara yang berkonflik atau bersengketa atas kawasan kaya energi itu.

Indonesia akan mendorong tercapainya Code of Conduct (CoC) antara ASEAN dan China soal wilayah tersebut. Menurut Direktur Mitra Wicara dan Antar-Kawasan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Derry Aman, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membahas CoC.

"Posisi indonesia tetapa berada dalam bagaimana menjaga kestabilan dan perdamaian di wilayah tersebut. Implementasikan penuh CoC. Pencapaian CoC saat ini sudah masuk tahap negosiasi. Indonesia menyampaikan tegas, ini saatnya dibahas soal elemen yang ada dalam CoC," ucap Derry.

"Indonesia mendorong negara-negara yang terkait konflik menyelesaikannya secara damai. CoC ada dalam rangka menjaga wilayah itu tetap stabil, aman, damai, dan terjamin arus perdagangan di sana. Penyelesaian sengketa tetap di tangan negara-negara yang bersangkutan," sambung dia pada Kamis (12/11/2015).

Menurutnya, masalah Laut China Selatan akan turut dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan digerlar di Malaysia pada pekan depan, meski sebenarnya hal itu tidak ada dalam agenda inti ASEAN. Masalah itu kemungkinan juga akan diangkat dalam pertemuan KTT Asia Timur- ASEAN. (mas) 
9 Titik Imajiner China Tak Sesuai Hukum Internasional

Indonesia menyatakan sembilan titik imajiner China di Laut China Selatan tak sesuai hukum internasional. (Reuters)

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nassir, mengatakan bahwa, sikap Pemerintah Indonesia soal sembilan titik imajiner atau "nine dash line" China di Luar China Selatan sudah sangat jelas. Indonesia menganggap sembilan titik itu tidak sesuai hukum internasional.

"Nine dash line adalah sebuah klaim. Bagi Indonesia kita sudah menyampaikan beberapa kali kepada Pemerintah China, bahwa klaim tersebut tidak berdasarkan hukum internasional. Kita juga sudah sampaikan pada UNCLOS, jadi posisi Indonesia sudah jelas," ucap Arrmanatha.

Nine dash line merupakan garis putus-putus yang menunjukkan klaim China atas sebagian besar wilayah di Laut China Selatan, termasuk didalamnya Kepulauan Spratly dan Paracel.

Sembilan garis imajiner inilah yang menjadi salah satu penyebab munculnya konflik di wilayah tersebut. Klaim ini memancing emosi sejumlah negara yang turut mengklaim memiliki hak di wilayah yang jadi jalur perdagangan dunia itu.

Seperti diketahui, selain China, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Brunei, dan Filipinan adalah negara lain yang turut mengklaim wilayah Laut China Selatan. Filipina bahkan sudah mengajukan gugatan atas klaim China itu ke pengadilan internasional.

Indonesia Minta Klarifikasi China  


Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanantha Nassir mengatakan, Indonesia terus meminta klarifikasi China soal nine dash line di kawasan Laut China Selatan. (Istimewa) ★Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanantha Nassir mengatakan, Indonesia terus meminta klarifikasi China soal nine dash line di kawasan Laut China Selatan. Nine dash line adalah sembilan titik imaginer yang menunjukkan klaim China atas sebagian besar wilayah di Laut China Selatan.

"Kami telah meminta klarifikasi dari China mengenai apa yang dimaksud dengan nine dash line. Sejauh ini, belum ada klarifikasi mengenai hal itu," kata Arrmanantha saat briefing mingguan pada Kamis (12/11).

Sebelumnya, diplomat Indonesia yang kerap disapa Tata tersebut juga mengatakan, Indonesia tidak mengakui sembilan garis imaginer tersebut. Ini dikarenakan, hal tersebut tidak sesuai dengan hukum internasional.

"Nine dash line adalah sebuah klaim. Bagi Indonesia. Kita sudah menyampaikan beberapa kali kepada Pemerintah China, bahwa klaim tersebut tidak berdasarkan hukum internasional. Kita juga sudah sampaikan pada UNCLOS, jadi posisi Indonesia sudah jelas," ucapnya.

Sembilan titik imaginer itu sendiri merupakan salah satu penyebab munculnya konflik di wilayah Laut China Selatan. Klaim ini memancing emosi sejumlah negara yang turut mengklaim memiliki hak di wilayah yang jadi jalur perdagangan dunia itu. (esn)
READ MORE - Sikap Indonesia Soal Nine Dash Line

Indonesia Targetkan Kirim 4.000 Pasukan Perdamaian PBB

Pada periode 2015-2019 


Anoa kendaraan tempur Kontingen Garuda [defense,pk]

Info Militer Terbaru - Sejak Perserikatan Bangsa-Bangsa terbentuk pada 1945, upaya memelihara perdamaian dunia masih menjadi sorotan penting. Meningkatkan partisipasi dalam badan tersebut, Indonesia berkomitmen akan mengirimkan 4.000 personel penjaga perdamaian hingga 2019.

Menurut Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, Indonesia sebenarnya sudah mengirimkan sekitar 30 ribu pasukan perdamaian untuk misi PBB selama ini.

"Sejak perjuangan awal mula kemerdekaan, Indonesia selalu menjadi anggota aktif PBB, termasuk dalam upaya menjaga perdamaian. Sejak 1957, Indonesia sudah mengirimkan 30 ribu pasukan penjaga perdamaian untuk lebih dari 40 misi PBB," ujar Retno dalam pembukaan acara Peringatan Hari PBB ke-70 di Jakarta, Selasa (10/11).

Pada periode 2015-2019, Indonesia berkomitmen mengirimkan 4.000 personel penjaga perdamaian untuk misi perdamaian PBB.

Namun hingga kini, Indonesia baru mengirimkan sekitar 2.800 personel. "Kami yakin, pada 2019 sudah tercapai 4.000 personel, bahkan mungkin akan lebih," ucap Retno.

Secara keseluruhan, kini ada 125 ribu personel dari seluruh pelosok dunia yang mengemban tugas di 16 misi perdamaian PBB.

Indonesia masuk ke dalam daftar 12 besar negara penyumbang pasukan penjaga perdamaian PBB terbesar dunia, bersanding dengan Perancis dan Amerika Serikat.

Selain upaya pemeliharaan perdamaian, Indonesia, menurut Retno, aktif pula di dalam Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs), dan HAM.

"Sejak 2011, kami aktif membantu menangani tingkat kemiskinan ekstrem di seluruh pelosok dunia," tutur Retno. "Kami turut membantu berbagai upaya kemanusiaan bekerja sama dengan badan-badan HAM PBB, yaitu masalah perubahan iklim, keberagaman, konflik bersenjata, radikalisme, hingga migrasi ireguler." (stu)
READ MORE - Indonesia Targetkan Kirim 4.000 Pasukan Perdamaian PBB

Thursday, 12 November 2015

KRI SIM-367 tiba dari Lebanon

Duta Bangsa yang telah menyelesaikan misi sebagai Pasukan Perdamaian di bawah bendera PBB 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigm2ylO82kgkScg6eohBvT4jooNKZ-ogTKqNQpZXC88tfe_iugQ4Dq_gzO72BBpWol0lT8_sQ7YCA-AdDuKWm-96S4AsL663geoVOSzB4KN0sLiXPM4tmqKXmF-PHW9d8CeCmIEtOjzHA3/s1600/270215+Lat+FGS+Erfurt+F-262-2.jpg

Ilustrasi ketika KRI SIM-367 bertugas dalam misi PBB ☆

Info Militer Terbaru - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 tiba dari Lebanon di Dermaga Madura Koarmatim Ujung, Surabaya, Selasa, setelah lebih dari setahun silam, kapal berawak 100 personel itu diberangkatkan dari tempat yang sama pada 10 Oktober 2014.

Kedatangan Duta Bangsa yang telah menyelesaikan misi sebagai Pasukan Perdamaian di bawah bendera PBB itu disambut Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto.

Hadir pula, Kasarmatim Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto, para Pejabat Utama Koarmatim, Ketua Daerah Jalasenastri Armatim Ny. Ina darwanto dan jajaran Pengurus Inti Daerah Jalasenstri Armatim serta sanak keluarga dan kerabat.

"KRI SIM-367 merupakan salah satu KRI yang dimiliki oleh Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim dan dikomandani oleh Letkol Laut (P) I Gusti Putu Alit Jaya sekaligus menjabat sebagai Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-F/UNIFIL," kata Kadispen Koarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaiman.

Dalam misi itu, KRI SIM-367 membawa sebuah Helikopter BO NV 410 dari Pusnerbal Juanda, 100 personel dengan rincian 88 personel pengawak KRI SIM-367, Pilot dan Kru Helly sebanyak tujuh personel, Perwira Kesehatan/Dokter, Kopaska, Penyelam, Perwira Intelejen, serta Perwira Penerangan masing masing satu personel.

Dalam menjalankan misi perdamaian, KRI SIM-367 berada di bawah mandat PBB yang bertanggung jawab untuk mendukung Angkatan Laut Lebanon dalam mengawasi perairan teritorial Lebanon, mengamankan garis pantai dan mencegah masuknya senjata illegal atau materi yang berhubungan dengan hal tersebut lewat laut ke Lebanon.

MTF dibentuk berdasarkan permintaan dari pemerintah Lebanon (PM Siniora) dan berada dalam mandat Dewan Keamanan PBB, Resolusi 1701 (2006).

Pada akhir masa tugasnya, dalam pelayaran kembali ke Indonesia, KRI SIM-367 juga melakukan misi diplomasi terhadap negara-negara yang disinggahi.

Hal ini senada dengan amanat yang disampaikan oleh Pangarmatim dalam sebuah upacara penyambutan yang berlangsung secara sederhana di Dermaga Koarmatim Ujung Surabaya.

Dalam amanatnya, Pangarmatim juga menyampaikan rasa bangga serta penghargaan yang tinggi kepada seluruh prajurit yang terlibat dalam misi MTF TNI Konga XXVIII-F/UNIFIL.

Selama bergabung dengan MTF UNIFIL, KRI SIM-367 telah mengukir berbagai prestasi yang membanggakan sehingga mendapat penghargaan antara lain berupa penganugerahan UN Medal and Certificate, Medal CISM (Comite International Sport Military), Belgia Medal, Italian Medal, LAF (Lebanon Armed Forces-Navy) Medal, serta Satya Lencana Shanty Dharma dari Presiden Ir. Joko Widodo.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan pengalungan bunga oleh Ketua Daerah Jalasenstri kepada komandan KRI. Hadir pada acara tersebut, Kepala Staf Koarmatim Laksma TNI Mintoro Yulianto, para Pejabat Utama Koarmatim, para Komandan KRI yang berada di Pangkalan.
READ MORE - KRI SIM-367 tiba dari Lebanon

Tuesday, 10 November 2015

[Foto] Mengenal Jenis-jenis Kapal Induk


Dikenal dengan istilah Gunboat DiplomacyKapal induk merupakan salah satu senjata strategis yang sangat terkenal, kehadirannya mampu membuat gentar lawan. Namun kapal induk memiliki beragam jenis mulai dari CATOBAR, STOBAR, dan STOL, sehingga terdapat perbedaan mendasar bagaimana cara kapal induk melontarkan pesawat dari atas geladak. Selain itu tidak semua pesawat mampu mendarat di kapal induk, berikut ini jenis-jenis dari kapal induk yang ada di dunia. [wikipedia.org]

Mengenal Jenis-jenis Kapal Induk

Kapal induk milik Prancis, Charles de Gaulle termasuk tipe CATOBAR atau Catapault Assisted Take-Off Barrier Assisted Recovery. Sistem tersebut memungkinkan pesawat lepas landas ditarik menggunakan ketapel uap yang tertanam pada dek kapal, bahkan pesawat berbadan besar mampu mendarat di kapal induk tipe CATOBAR. Tidak mudah menciptakan kapal induk yang memiliki kemampuan melontarkan pesawat menggunakan ketapel uap, selain sulit secara teknis, harga perawatan kapal CATOBAR terhitung sangat mahal. Tercatat hanya kapal kelas Nimitz class dan Charles de Gaulle yang mengoperasikan kapal induk CATOBAR. [keypublishing.com]
Mengenal Jenis-jenis Kapal Induk

Kapal induk Rusia, Admiral Kuznetsov tergolong ke dalam kapal induk jenis STOBAR atau Short Take Off Barrier Assisted Recovery, terlihat di ujung dek kapal induk terdapat tanjakan atau biasa disebut ski-jump. Berbeda dengan CATOBAR, kapal induk STOBAR memanfaatkan tanjakan di ujung dek untuk mendorong pesawat mengudara, tanpa bantuan ketapel uap sehingga hanya pesawat tempur dan helikopter saja yang mampu mendarat dan tinggal landas di atas STOBAR. [wikipedia.org]
Mengenal Jenis-jenis Kapal Induk

Kapal induk Inggris terbaru, HMS Queen Elizabeth termasuk jenis STOBAR. Walaupun dilanda krisis ekonomi, pemerintah Inggris tetap berusaha merampungkan kapal induk tersebut. Ciri-ciri kapal induk STOBAR bisa dilihat dari ujung dek yang melengkung ke atas atau ski-jump untuk membantu daya angkat pesawat saat lepas landas. Kapal induk Liaoning, Vikrant, dan Kuznetzov, merupakan kapal induk yang tergolong ke dalam STOBAR. [wikipedia.org]
Mengenal Jenis-jenis Kapal Induk

Varian kapal induk lainnya adalah Short take-off vertical-landing (STOVL). Kapal induk jenis STVOL tidak ada ketapel uap penarik pesawat, tidak memiliki jangkar pengait dan tali pengaman pesawat, serta landasan yang pendek. Hanya pesawat tempur jenis VTOL, seperti Harrier, Sea Harrier, F-35B Lightning II , dan helikopter saja yang mampu mendarat di kapal induk ini. Memiliki bentuk kecil dan daya angkut terbatas, sehingga lebih diproyeksikan pada kapal pendarat ampfibi. Kapal induk jenis ini memiliki biaya operasional yang rendah, dan hampir sebagian besar angkatan laut negara maju memilikinya. [defenceforum.com]
Mengenal Jenis-jenis Kapal Induk

Kapal induk jenis STOVL milik angkatan laut Jepang dari Hyuga class, selain Jepang negara tetangga Indonesia, Australia juga memiliki kapal induk jenis ini yang diberi nama STOVL. Berikut ini kapal induk yang dapat digolongkan ke dalam jenis STOVL yaitu Wasp Class, Invicible Class, Mistral Class, Canberra Class, dan Dokdo class. Tercatat hanya Thailand negara di Asia Tenggara yang memiliki kapal induk jenis ini. Indonesia juga tengah mengembangkan kapal induk jenis STOVL yang dibangun oleh PT PAL. [wikipedia.org]
Tempo  
READ MORE - [Foto] Mengenal Jenis-jenis Kapal Induk

Tuesday, 25 August 2015

Pasukan Khusus Korea Utara Dekati Perbatasan




Info Militer Terbaru - Keadaan semakin memanas di Semenanjung Korea, Korea Utara mengerahkan kapal pendaratan amfibi yang membawa pasukan khusus ke garis depan Semenanjung Korea sembari menunggu pembicaraan tingkat tinggi dengan Korea Selatan untuk mengurangi ketegangan.

Menurut kantor berita Yonhap, sekitar 10 kapal pendaratan amfibi meninggalkan basis mereka di Korea Utara dan melakukan perjalanan ke sebuah pangkalan angkatan laut tidak jauh dari perbatasan maritim antara kedua Korea.

“Sejak Korea Utara mengumumkan keadaan darurat perang, kendaraan invasi dan pasukan telah aktif bergerak,” kata seorang sumber kepada kantor berita tersebut sebagaimana dikutip Sputnik.

Kontak senjata antara kedua tetangga pecah pada Kamis 20 Agustus 2015 dengan masing-masing pihak menuduh pihak lawan yang melakukan provokasi lebidh dulu. Untuk meredakan ketegangan, kedua negara mulai melakukan pertemuan tingkat tinggi.
READ MORE - Pasukan Khusus Korea Utara Dekati Perbatasan

Wednesday, 5 August 2015

Buntu, Relokasi Pangkalan Militer AS di Okinawa Ditangguhkan


Info Militer Terbaru - Jepang akan menangguhkan relokasi pangkalan militer AS di Prefecture Okinawa selama 30 hari untuk meredakan ketegangan dengan pemerintah setempat.

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dikutip oleh kantor Kyodo mengatakan pada konferensi pers bahwa Tokyo akan mengadakan “konsultasi intensif” dengan otoritas lokal untuk menyelesaikan kebuntuan yang sedang berlangsung.

Suga mengatakan penundaan relokasi yang direncanakan dari Pangkalan Udara Korps Marinir  Futenma berlaku pada Senin, 10 Agustus 2015.

Ia juga menegaskan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe dijadwalkan bertemu Gubernur Okinawa Takeshi Onaga, Jumat.

Onaga, melawan gigih rencana relokasi itu, berjanji untuk mencabut persetujuan pendahulunya bulan lalu.

Rencana pembangunan untuk relokasi pangkalan AS  ‘dari Ginowan yang kurang penduduknya wilayah pesisir Henoko telah memicu bentrokan pendapat karena kekhawatiran pengaruh lingkungan terkait kehadiran militer AS di Jepang.

Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani dan mitra AS-nya Ashton Carter menegaskan kembali rencana relokasi ini menjadi  bagian perjanjian antar pemerintah, bulan April ini.

Lebih setengah dari 47.000 tentara AS ditempatkan di Jepang yang berbasis di Okinawa. Situs militer diperkirakan mencapai hampir 18 persen dari seluruh daratan prefektur itu.
READ MORE - Buntu, Relokasi Pangkalan Militer AS di Okinawa Ditangguhkan

Friday, 10 July 2015

Gripen Hungaria Intersep Pesawat Asing

Gripen Hungaria
Gripen Hungaria

Info Militer Terbaru-Dua jet tempur Gripen milik Hungaria mencegat dan mengawal dua pesawat di atas Slovenia dalam dua misi terpisah.

Dalam penjelasan yang dikutip airforce-technology.com Kamis 9 Juli 2015, Kementerian Pertahanan Hungaria mengatakan pencegatan ini merupakan misi yang diterbangkan dari Kecskemét Air Base di Hungaria, merupakan bagian dari misi NATO. Hungaria, bekerja sama dengan Italia, telah melakukan tugas-tugas pengawasan udara di wilayah udara Slovenia sejak Oktober 2014. Namun tidak dijelaskan kapan pencegatan itu terjadi dan pesawat negara mana yang diintersep.

JAS 39 Gripen ini didukung oleh mesin tunggal Volvo-Flygmotor RM12. Pesawat tempur r ringan multiperan dirancang untuk melakukan berbagai misi pertarungan udara, serangan ke darat dan misi pengintaian.

Pesawat tempur Gripen Hungaria melakukan pengawasan udara di kedua rongga udara Hungaria dan Slovenia dengan dukungan pilot dilatih untuk tugas-tugas internasional.

Sebagai bagian dari NATO. Hungaria diatur untuk berpartisipasi dalam misi pengawasan uadra Baltik selama empat bulan hingga September tahun ini.
READ MORE - Gripen Hungaria Intersep Pesawat Asing

Sunday, 5 July 2015

AS-Australia Gelar Latihan Militer Besar-Besaran, Jepang Bergabung

kapal perang us

Info Militer Terbaru-Amerika Serikat dan Australia, Minggu 5 Juli 2015 mulai menggelar latihan militer skala besar dua tahunan mereka. Untuk tahun ini Jepang turut ambil bagian untuk pertama kalinya sebagai buntut ketegangan dengan China terkait sengketa wilayah di Laut China Timur.

Latihan militer gabungan dengan sandi ”Talisman Sabre” yang berlangsung selama dua pekan di Northern Territory dan Negara bagian Queensland itu melibatkan 30 ribu personil dari Amerika Serikat dan Australia yang akan berlatih militer di laut, udara dan darat.

Sekitar 40 personil tentara Jepang – Pasukan Bela Diri Angkatan Darat Jepang (JGSDF) akan bergabung dengan kontingen Amerika Serikat, sementara lebih dari 500 tentara dari Selandia Baru juga terlibat dalam latihan, yang akan berakhir pada 21 Juli mendatang.

“Ini adalah aliansi yang sangat, sangat penting,” kata Perdana Menteri Australia Tony Abbott pada hari Jumat di Sydney di atas kapal USS Blue Ridge, yang ambil bagian dalam latihan itu.

“Ini hubungan yang sangat penting dan sekarang kami menghadapi tantangan yang cukup signifikan di banyak bagian dunia tetapi khususnya di Timur Tengah.” Latihan perang, yang diadakan untuk keenam kalinya itu dilakukan saat China menunjukkan kekuatannya di wilayah tersebut.

Beijing telah membangun pulau-pulau dan fasilitas buatan di perairan sengketa di Laut China Selatan, dan memiliki sengketa wilayah yang terpisah dengan Jepang atas pulau-pulau Senkaku yang dikendalikan Tokyo – yang disebut Diaoyus oleh China – di Laut China Timur.

“Ada pesan halus yang ingin disampaikan bahwa pada setiap tingkat, mulai dari perangkat keras hingga keahlian teknis dan strategis serta kerja sama sekutu utama Amerika Serikat dan Amerika Serikat bekerja sama sangat erat terutama terkait China,” kata John Lee, seorang spesialis China di Universitas Sydney.

Beijing menolak kritik Amerika Serikat atas reklamasinya di Laut China Selatan selama pertemuan Dialog Shangri-La tahunan pada bulan Mei, dan mengatakan pihaknya hanya menunjukkan kedaulatannya.

Amerika Serikat telah mengejar kebijakan luar negeri “poros” Asia, yang telah mengguncang China, dan merotasi Angkatan Lautnya melalui utara Australia, langkah yang diumumkan oleh Presiden Barack Obama pada tahun 2011.

Sementara Beijing tidak akan senang dengan keterlibatan Jepang dalam latihan, itu, mereka juga tidak akan terkejut, kata para pakar.

Australia telah meningkatkan hubungan dengan Jepang dalam beberapa tahun terakhir dan Juli lalu Abbott menyebut rekannya Shinzo Abe sebagai "teman yang sangat, sangat dekat" selama kunjungan kenegaraan perdana menteri itu ke Canberra.

“Ini merupakan kelanjutan dari hubungan keamanan yang kuat antara Australia dan Jepang” kata Andrew Davies, senior analis kemampuan pertahanan di Institut Kebijakan Strategis Australia terkait keterlibatan Jepang dalam latihan gabungan itu.
READ MORE - AS-Australia Gelar Latihan Militer Besar-Besaran, Jepang Bergabung

Friday, 3 July 2015

Paris-Moskow Capai Kesepakatan Awal Kompensasi Mistral


Info Militer Terbaru-Paris dan Moskow dikabarkan telah membuat kesepakatan awal tentang kompensasi untuk kegagalan pengiriman dua kapal kelas Mistral yang dipesan Rusia kepada Prnacis. Pembicaraan dilanjutkan dengan konsultasi pada bulan Juli, sebuah sumber di sektor kerjasama teknis militer, Kamis 2 Juli 2015.

“Rusia dan Perancis dalam kesepakatan awal tentang kompensasi kegagalan pengiriman Mistrals pada bulan Juni. Keputusan harus disetujui sekarang oleh pemerintah kedua negara, ” kata sumber itu kepada RIA Novosti.

Sebelumnya, pers melaporkan bahwa Prancis bersedia untuk mengembalikan uang sekitar 800 juta euro untuk Moskow. SementaraMoskow telah bersikeras minta 1,1 miliar Euro termasuk kompensasi dan uang yang telah dibayarkan.

Pada tahun 2011, Rusia dan Perancis menandatangani kontrak senilai 1,5 miliar untuk pengiriman dua operator helikopter kelas Mistral. Tetapi Prancis tidak mengirimkan dua kapal yang telah jadi itu karena menilai Rusia terlibat dalam krisis Ukraina, klaim bahwa Rusia telah berulang kali membantah.
READ MORE - Paris-Moskow Capai Kesepakatan Awal Kompensasi Mistral

Thursday, 25 June 2015

Indonesia Teken Kerjasama Konsultasi Keamanan dengan Rusia

menkopolhukam

Info Militer Terbaru-MENKOPOLHUKAM RI Tedjo Edhy Purdijanto saat ini tengah berada di Moskow, Rusia, untuk melakukan serangakain pertemuan dalam bidang pertahanan. Beberapa kesepakatan ditandatangani dalam kunjungan kerja itu.Salah satunya penandatangan kerjasama Memorandum of Understanding on Bilateral Consultation on Security Matters Indonesia–Rusia itu dilakukan di kantor Dewan Keamanan Federasi Rusia di Moskow, pada Senin (22/6).

Indonesia diwakili Menkopolhukam Tedjo Edhy dan pihak Rusia diwakili Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia (DKFR) Nikolai Patrushev. Turut hadir dalam acara tersebut Dubes RI Djauhari Oratmangun, Deputi Menko Polhukam Agus Sriyono, pejabat Kemenpolhukam dan KBRI Moskow.

Dalam pertemuan itu, Menko Tedjo dan Sekretaris DKFR berdiskusi selama sekitar 2 jam membahas sejumlah topik bahasan terkait politik, hukum dan keamanan yang menjadi perhatian bersama. Patrushev mengapresiasi politik luar negeri bebas aktif Indonesia yang mengedepankan kemandirian dan kepentingan nasional.

Turut dibahas upaya peningkatan kerjasama kedua negara termasuk pertukaran pakar militer maupun dalam pengadaan alat-alat militer. Dibicarakan juga kerjasama peningkatan pengawasan terhadap pelaku kriminal lintas negara, terorisme dan pencucian uang.

Khusus masalah pemberantasan narkoba, disepakati perlunya mempercepat penandatanganan MoU kerjasama pemberantasan narkoba kedua negara maupun prakarsa latihan gabungan pemberantasan penyelundupan narkoba melalui jalur laut.

Selain dalam rangka penandatanganan MOU, kunjungan Menko Polhukam RI ke Rusia juga dalam rangka memenuhi undangan pemerintah Rusia untuk berpartisipasi dalam International Meeting of High Rangking Officials Responsible for Security Matters di Ulan Ude, Rusia, 24-25 Juni 2015. 

Sumber: detik.com
READ MORE - Indonesia Teken Kerjasama Konsultasi Keamanan dengan Rusia

Prancis Tak Terima Presidennya Dimata-matai AS

spy

Info Militer Terbaru-Pemerintah Prancis pada Rabu mengatakan bahwa tindakan memata-matai di antara sekutu tidak dapat diterima setelah WikiLeaks melaporkan dokumen bocor, yang menunjukkan Amerika Serikat menyadap pembicaraan Presiden Francois Hollande dan dua pendahulunya.

“Tindakan itu tidak bisa diterima antara sekutu,” kata juru bicara pemerintah Prancis Stephane Le Foll, sesaat sebelum pertemuan darurat kepala badan keamanan Prancis, yang diperintahkan Presiden Hollande.

“Sulit menerima bahwa di antara sekutu bisa ada kegiatan semacam itu, terutama terkait dengan penyadapan terhadap presiden,” kata Le Foll.

“Ketika kita berupaya memerangi terorisme, suatu pihak sulit membayangkan atau memahami hal yang membuat suatu negara memata-matai negara sekutunya,” tambahnya.

Namun, Le Foll juga mencoba untuk mengecilkan kontroversi tentang isu penyadapan tersebut dengan mengatakan bahwa itu bukan sesuatu hal yang dapat memicu krisis besar. “Sudah ada cukup banyak krisis berbahaya di dunia saat ini,” kata dia.

Pemerintah Prancis akan mengadakan pertemuan dewan pertahanan pada Rabu ini (24/6) setelah beberapa komunikasi – yang digolongkan sebagai “Sangat Rahasia” dan mengungkapkan aksi spionase terhadap Presiden Hollande, Nicolas Sarkozy dan Jacques Chirac dari 2006 hingga 2012 – dipublikasikan secara online oleh WikiLeaks bekerja sama dengan surat kabar Prancis Liberation dan situs Mediapart.

Pemerintah Amerika Serikat menolak untuk mengonfirmasi atau menyangkal laporan bahwa Badan Keamanan Nasional AS telah memata-matai tiga presiden Prancis dengan aksi penyadapan. “Kami tidak akan berkomentar tentang tuduhan-tuduhan intelijen tertentu,” kata Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih kepada wartawan, Rabu.

“Seperti pada hal umumnya, kami tidak melakukan kegiatan-kegiatan pengawasan intelijen asing kecuali ada tujuan keamanan nasional yang spesifik dan divalidasi,” kata pernyataan tersebut.
READ MORE - Prancis Tak Terima Presidennya Dimata-matai AS

F-16 Thailand Nyungsep Ke Parit

F-16A rusak setelah tergelincir dari landasan sebelum menabrak parit di Korat AB pada tanggal 24 Juni 2015. [Foto oleh Prasit Tangprasert]
F-16A rusak setelah tergelincir dari landasan sebelum menabrak parit di Korat AB pada tanggal 24 Juni 2015. [Foto oleh Prasit Tangprasert]

Info Militer Terbaru-Sebuah pesawat tempur F-16 dari Skuadron 102 Angkatan Udara Thailand tergelincir dari landasan dan menabrak parit drainase di Korat Air Base Rabu 24 Juni 2015. 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13: 00. Pilot selamat dengan melakukan ejeksi dan mengalami luka ringan.

Sebagaimana dilansir Bangkok Post jet tempur  F-16A Angkatan Udara Thaliand tiba-tiba melesat hampir 100 meter ketika mesin start dan idling. Pesawat kemudian meluncur ke selokan dan pilot berhasil mengeluarkan diri dari pesawat.Pejabat sedang menyelidikinya.
READ MORE - F-16 Thailand Nyungsep Ke Parit

Islam bisa Comeback di Rusia, Bagaimana Bisa?

masjid di Rusia
Masjid di Rusia

Di era pasca Perang Dingin termasuk kepemimpinan Vladimir Putin agama mendapat tempat cukup luas di Rusia. Kerapkali Putin dituding menggunakan agama sebagai pembentukan dari citra publik, menggunakan Ortodoks sebagai cara untuk meningkatkan agenda politiknya.

Tapi Ortodoks bukan satu-satunya agama yang mengalami kebangkitan pada periode pasca-Perang Dingin. Islam yang di era Soviet dijauhi kini menjadi salah satu agama yang banyak dianut warga Rusia.

Hal ini menjadi tema utama presentasi di George Washington University Elliott School pada 7 April  2015 yang disampaikan Bulat Akhmetkarimov, seorang kandidat PhD di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies (SAIS). Pada acara yang bertajuk “Islam dan Dinamika Rezim Ethno-Confessional di Rusia, 1990-2012,” Akhmetkarimov membahas sikap negara Rusia terhadap agama dan bagaimana sikap terhadap Islam telah berkembang di abad XX dan awal XXI.

Sebagai agama minoritas terbesar di Rusia, muslim membentuk sekitar 11 persen dari total populasi Rusia. Berdasarkan statistik yang disediakan oleh Pew Research Center, persentase ini diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 13 persen pada tahun 2030 dan hampir 17 persen persen pada tahun 2050, dengan sekitar dua puluh juta muslim di Rusia.

Untuk menyoroti betapa banyak yang telah berubah sehubungan dengan Islam di Rusia sejak runtuhnya Uni Soviet, Akhmetkarimov menyatakan bahwa persentase Muslim telah meningkat secara dramatis selama dua dekade terakhir atau lebih.

Umat muslim Rusia
Umat muslim Rusia
Ia lebih lanjut menegaskan bahwa ada kebangkitan Islam pasca-komunis di Rusia sekitar tahun 1997, ditandai dengan jumlah masjid di Rusia meningkat dari 160 menjadi 7.000 antara tahun 1990 dan 1997. Sementara ini adalah inisiatif kebanyakan pribadi, peningkatan jumlah inisiatif ini bisa menjadi indikasi dari sikap santai di Rusia terhadap Islam, dan mungkin agama secara umum.

Jumlah ulama Islam dari luar negeri juga meningkat dari nol sampai seribu antara tahun yang sama. Selain itu, akhir tahun 90an juga terlihat lonjakan frekuensi dalam penggunaan istilah “Wahhabisme” dan “Salafisme.”

Seiring dengan tren ini, sikap pemerintah Rusia terhadap Islam, dan agama pada umumnya, yang mengalami pergeseran besar. Selama Uni Soviet, kebijakan negara bisa dikategorikan sebagai “sekularisme tegas.” Negara menjepit ekspresi keagamaan. Banyak orang Rusia mulai mengganti ikon Ortodoks di Moscow mereka ugoly (sudut indah) tempat di rumah seseorang di mana ikon banyak ditempatkan dan arah berdoa-dengan potret Lenin.

Setelah runtuhnya Uni Soviet, Akhmetkarimov menegaskan, kebijakan negara bergeser ke “sekularisme pasif,” dengan sikap terhadap pendidikan agama dan tekanan agama yang dikategorikan sebagai “netral.”

Pada tahun 2000-an, kebijakan negara bergeser ke “agama didirikan,” mengakui tidak hanya satu agama, seperti yang terjadi di Rusia melalui aturan Petrus Agung 988, tetapi mengakui banyak dari mereka dan mengadopsi sikap yang lebih regulasi. Akhmetkarimov menjuluki fenomena ini sebagai “kemitraan organik.”

Akhmetkarimov seperti ditulis National Interest Senin 13 April 2015 juga menjelaskan bagaimana Rusia berubah dari negara multietnis (sebagai lawan monoetnis) pada 1990-an, menjadi supraethnic di tahun 2000-an, menekankan pentingnya menjadi budaya Rusia, belum tentu murni darah Rusia.

Akhmetkarimov percaya pergeseran ini telah memberikan kontribusi untuk penerimaan agama yang lebih luas dan timbulnya kembali Islam dalam masyarakat Rusia pasca-komunis di akhir 1990-an.

Ditanya bagaimana, menurutnya sikap negara Rusia terhadap Islam mungkin akan terpengaruh oleh Putin yang meningkatkan penekanan pada Ortodoks dan tindakan di Ukraina, ia berpendapat bahwa Gereja Ortodoks memiliki tujuan sendiri dan bukan hanya “alat negara.” Dia lebih jauh mengatakan bahwa Rusia “tentu tidak bertujuan untuk menjadi negara agama,” tetapi juga tidak anti-agama.
READ MORE - Islam bisa Comeback di Rusia, Bagaimana Bisa?

Tuesday, 23 June 2015

Irak Tempat Paling Mematikan di Bumi, Pengekspor Senjata Harus Tanggung Jawab

irak

Info Militer Terbaru-Irak adalah tempat yang paling berbahaya di dunia bagi warga sipil untuk hidup. Hal ini ditunjukkan dari survei baru  kelompok pemantau Action on Armed Violence (AOAV). Suriah, Gaza, Nigeria dan Pakistan masuk dalam jajaran lima besar.

Irak menempati posisi teratas setelah tingginya korban jiwa sipil yang tewas dan cedera, sejak munculnya ISIS. Lebih dari 10.000 warga sipil telah tewas atau terluka oleh peledak, termasuk bom mobil, bom pinggir jalan dan IED lainnya, membuat Irak benar-benar menjadi tempat paling berbahaya di planet bumi selama dua tahun berturut-turut.

Negara yang telah mengalami konflik panjang, seperti Suriah dan Gaza, juga masuk dalam daftar 10 tempat paling berbahaya di dunia yang dirilis AOAV dalam laporannya Senin 22 Juni 2015.

Sementara Afghanistan, Ukraina, Yaman, Lebanon dan India juga masuk dalam urutan ini.
Sebanyak tujuh dari 10 berada di Timur Tengah, dengan Ukraina, Nigeria dan India terletak di wilayah lain.

Laporan AOAV ini mendokumentasikan jumlah warga sipil yang tewas atau terluka oleh alat peledak, jumlah insiden di mana warga sipil menjadi korban, jenis senjata yang digunakan dalam serangan dan apakah mereka disebabkan oleh pemerintah atau kelompok-kelompok milisi.

Ledakan bom bertanggung jawab untuk lebih dari 80 persen kematian warga sipil di Suriah selama 2014. Angka  ini 43 persen dari jumlah korban pemboman udara di seluruh dunia tahun itu.

Perang saudara, yang telah membentang sampai tahun kelima, telah mengambil nyawa lebih dari 220.000 warga Suriah menurut angka terbaru, dengan sumber tidak resmi mengklaim angkanya mungkin setinggi 315.000.
Ekspor Senjata Jadi Penyebab
Berbicara kepada Russia Today, Senior Weapons Researcher Robert Perkins AOAV mengatakan angka-angka ini menunjukkan ada “Pasar untuk perdagangan senjata peledak, selalu ada orang yang ingin menjual mereka, dan selalu seseorang yang ingin membelinya.”
Meskipun Perjanjian Perdagangan Senjata atau Arms Trade Treaty (ATT) mulai berlaku pada awal tahun ini, perjanjian perdagangan senjata dibuat sebelum ratifikasi perjanjian terus memberikan negara-negara dengan amunisi yang sering digunakan terhadap warga sipil.

“Sebagian besar dari bom, roket dan peluru yang membawa korban sipil baru-baru ini tidak dibeli tahuni ini  bahkan puluhan tahun sebelumnya, sehingga tidak mungkin ATT akan memiliki dampak langsung,” tambah Perkins.

Pada hari Jumat, Kementerian Pertahanan Inggris mengkonfirmasi pemerintah Inggris telah menyediakan Arab Saudi dengan “presisi senjata dipandu” yang digunakan melawan Yaman, di mana ada hampir 2.000 korban jatuh pada tahun lalu, menurut angka AOAV.

Andrew Smith dari kelompok Kampanye Melawan Perdagangan Senjata mengatakan pemerintah Barat telah memperdagangkan senjata kepada negara-negara lain di daftar AOAV, termasuk Irak, Afghanistan dan Pakistan.

Dia juga mengatakan 80 persen dari senjata yang digunakan di Suriah diperdagangkan Rusia. “Dan selalu sipil yang membayar harga perang. Adegan kekerasan dan kebrutalan di Irak menunjukkan bahwa 12 tahun dari invasi asli situasinya sama buruknya. Situasi kemanusiaan di negara-negara ini hanya dibuat lebih buruk oleh aliran senjata dan warisan perang dan konflik, “kata Smith.

“Yang paling bertanggungjawab adalah negara pengeskpor senajta besar, seperti Amerika Serikat, Rusia, Perancis dan Inggris. Yang harus Anda lakukan adalah mengakhiri semua ekspor militer ke negara-negara tersebut dan menghentikan penjualan senjata ke zona konflik dan rezim represif.”

Peneliti AOAV Jane Hunter, yang bekerja pada laporan itu, mengatakan bahwa menghentikan penggunaan senjata peledak adalah “satu langkah yang paling penting bahwa pemerintah bisa mengambil untuk melindungi warga sipil dari kengerian perang.

“PBB telah menyerukan komitmen politik baru, dan AOAV mendesak pemerintah untuk datang bersama-sama untuk membangun standar internasional yang lebih kuat terhadap pola yang mengerikan ini bahaya” tambahnya.
READ MORE - Irak Tempat Paling Mematikan di Bumi, Pengekspor Senjata Harus Tanggung Jawab

Monday, 22 June 2015

Indonesia Beli JF-17 Thunder Dari Pakistan?

jf-17
JF-17 Thunder

Info Militer Terbaru-Pakistan telah berhasil menjual pesawat tempur JF-17 Thunder ke salah satu negara Asia pada hari senin di ajang Paris Air Show 2015, yang menandai penjualan internasional pertama pesawat tempur JF-17 yang dikembangkan bersama oleh Pakistan dan China.

Komodor udara Syed Muhammad Ali, juru bicara produksi mengatakan pada media di Paris Air Show 2015 bahwa mereka telah menyelesaikan negosiasi pemesanan pesawat JF-17 Thunder dengan salah satu konsumen dari Asia, Namun Syed Muhammad Ali enggan untuk memberikan informai lebih rinci terkait penjualan ini.

Sebelumnya, pejabat Pakistan mengatakan bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan 11 negara yang berpotensi menjadi pembeli JF-17 Thunder. Dimana media Pakistan menyebutkan Malaysia dan Indonesia menjadi negara yang sangat berpotensi menjadi pembeli pertama JF-17 Thunder.

JF-17 Thunder diproduksi oleh Pakistan bekerjasama dengan sekutu mereka China. Merupakan pesawat tempur ringan multi-role yang mampu terbang dengan kecepatan Mach 2.0 dengan ketinggian mencapai 55.000 kaki.

Sekitar 80 orang mempromosikan JF-17 Thunder yang menjadi bintang di Paris Air Show 2015 mengingat banyak produsen pembuat pesawat tempur dunia tidak mengikuti pameran ini. Khalid Mahmood mengatakan bahwa kemungkinan tahun 2017 akan dimulai pengiriman pesawat ke pembeli dari Asia ini.

Mahmood menambahkan bahwa penjualan JF-17 Thunder telah mengalami penundaan karena terjadi berbagai macam konflik di negara-negara Timur Tengah.
READ MORE - Indonesia Beli JF-17 Thunder Dari Pakistan?

Taiwan Diijinkan Mengikuti Red Flag

red flag

Info Militer Terbaru-Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2016 yang disahkan oleh Senat AS pada Kamis 18 Juni 2015 disambut gembira Taiwan karena beberapa ketentuan akan membuka kerjasama militer lebih dekat dengan negara tersebut.

Salah satu ketentuan menyatakan bahwa Taiwan harus didorong untuk berpartisipasi dalam latihan yang mencakup pelatihan tempur realistis udara ke udara tempur, termasuk latihan yang dilakukan di Eielson Air Force Base, Alaska, dan Nellis Air Force Base, atau sering disebut sebagai “Red Flag.”

Ketentuan lain mengatakan pejabat umum yang aktif-tugas dan pejabat pertahanan senior dari Taiwan dan Amerika Serikat harus diizinkan untuk bertukar kunjungan, dan aktif-tugas pejabat tingkat senior AS harus diizinkan untuk mengunjungi Taiwan.

Saat ini, untuk para pejabat tingkat senior hanya pensiunan yang diperbolehkan untuk mengunjungi Taiwan. Meskipun pejabat pertahanan dan perwira militer senior dari Taiwan bisa masuk Pentagon dan menghadiri kegiatan pelatihan, mereka diminta untuk menyimpan profil rendah.

Senator Republik Dan Coats, yang mengusulkan ketentuan, kata angkatan bersenjata Taiwan adalah mitra yang sangat penting dari militer AS.

Jika pejabat umum aktif-tugas US tidak diperkenankan untuk mengunjungi Taiwan, mereka tidak akan dapat membiasakan diri dengan pusat komando Taiwan, bidang kegiatan dan manuver, katanya.
Dia mengatakan aktif-tugas perwira umum perlu mengunjungi Taiwan untuk memahami kekuatan militer Taiwan dan jenis senjata defensif Taiwan kebutuhan.

Masih belum jelas berapa banyak dari ketentuan yang menguntungkan ke Taiwan akan tetap ketika versi final dari RUU otorisasi didamaikan dalam konferensi antara dua kamar yakni kongres dan senat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Anna Kao, mengatakan hubungan bilateral antara Taiwan dan Amerika Serikat selalu memiliki banyak sisi dan tingkat, dan bahwa kedua belah pihak telah mempertahankan komunikasi dekat dan halus. Dia mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada upaya Senat AS untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerjasama keamanan dengan Taiwan.
READ MORE - Taiwan Diijinkan Mengikuti Red Flag

Friday, 19 June 2015

Seorang Pria Tembaki Gereja Membabi-Buta di AS, 9 Tewas


Info Militer Terbaru-Seorang pria bersenjata tiba-tiba masuk ke sebuah gereja bersejarah Afrika-Amerika di Charleston, South Carolina, Amerika Serikat. Dia langsung melepas tembakan secara membabi-buta yang mengakibatkan 9 orang tewas.

Pelaku diidentifikasi sebagai pria berkulit putih berumur 21 tahun. Dia berhasil kabur usai melakukan penembakan brutal pada Rabu, 17 Juni malam waktu setempat. Kepala kepolisian Charleston, Gregory Mullen mengatakan kepada para wartawan, penembakan ini merupakan kejahatan karena kebencian.

“Sungguh mengecewakan bahwa seseorang di masyarakat saat ini akan berjalan masuk ke sebuah gereja ketika orang-orang sedang beribadah dan kemudian merenggut nyawa-nyawa mereka,” tutur Mullen seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis 18 Juni 2015.

Gereja Emanuel AME Charleston
 Gereja Emanuel AME Charleston

Tak beberapa lama setelah penembakan, ancaman bom dilaporkan di dekat lokasi penembakan tersebut. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan benda berbahaya dan kawasan itu pun kini dinyatakan aman.

Penembakan itu terjadi di Gereja Emanuel AME  sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Otoritas AS kini tengah memburu pelaku penembakan.

Gereja tersebut merupakan salah satu gereja terbesar dan tertua bagi warga kulit hitam di wilayah tersebut. Gereja itu dibangun pada tahun 1891 dan dianggap sebagai gedung yang cukup bersejarah.
READ MORE - Seorang Pria Tembaki Gereja Membabi-Buta di AS, 9 Tewas

Dalam Sehari, Typhoon Inggris 3 Kali Intersep Pesawat Rusia

Eurofighter Typhoon
Eurofighter Typhoon

Info Militer Terbaru-Ketegangan antara Rusia dan NATO kian memanas. Sejumlah pesawat tempur Inggris dalam sehari telah tiga kali mencegat pesawat jet tempur Rusia yang terbang mendekati lokasi latihan perang NATO di Baltik.

Inggris yang bergabung dalam latihan perang NATO  telah menyebarkan sejumlah pesawat tempur di wilayah Estonia. Inggris memperingatkan Rusia, bahwa latihan perang NATO di Baltik “bukan permainan”.

Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, mengatakan kepada Sky News, bahawa negaranya juga mengerahkan kapal perang HMS Ocean.”Inggris akan berdiri tegak, bahu membahu dengan anggota sekutu (NATO) lainnya untuk mempertahankan perbatasan Eropa Timur,” kata Fallon, yang dilansir Diplomat Kamis 18 Juni 2015.

Angkatan Laut Inggris telah mengambil bagian dalam latihan pendaratan amfibi di sebuah pantai di Polandia utara. Wilayah itu berjarak kurang dari 100 mil dari Kaliningrad, Rusia.

Dalam latihan perang besar-besaran di Baltik, 17 negara NATO mengerahkan kekuatan militernya, termasuk 5.600 tentara dan 49 kapal. Manuver NATO ini untuk menunjukkan pada Rusia bahwa mereka kompak untuk melindungi Eropa Timur dari ancaman Rusia.

Latihan perang NATO ini telah dikritik keras Rusia, yang dianggap telah menghidupkan kembali “hantu” Perang Dingin. Ketegangan Rusia dan NATO mulai terjadi sejak krisis Ukraina pecah. NATO tidak terima Rusia menganeksasi Crimea dari Ukraina pada 2014 lalu.

“Ini bukan Rusia yang mendekati perbatasan milik seseorang. Ini infrastruktur militer NATO yang mendekati perbatasan Rusia,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. ”Melihat semua ini. Rusia akan mengambil langkah-langkah untuk melindungi kepentingan dan keamanannya sendiri,” lanjut Peskov.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, menuduh Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah pamer kekuatan senjata dengan mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan persediaan rudal nuklir.
READ MORE - Dalam Sehari, Typhoon Inggris 3 Kali Intersep Pesawat Rusia

Satu Tentara AS Tewas di Korea Selatan

ilustrasi
ilustrasi

Info Militer Terbaru- Seorang tentara Amerika Serikat, yang tergabung dalam batalyon intelijen di Jepang, meninggal dalam pelatihan di Korea Selatan, kata militer AS, Kamis.

Jenazah Michael William Corey, bintara dari Oro Valley, Arizona, ditemukan pada Senin oleh warga Korsel di dekat markas Jackson, pangkalan Angkatan Darat AS di utara ibu kota Korea Selatan, Seoul.

Corey meninggal saat melakukan pelatihan navigasi darat di markas Jackson, menurut pernyataan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat di Korea.

Dikatakan bahwa penyebab kematiannya tidak diketahui dan kejadian tersebut sedang dalam penyelidikan. 

Terdapat sekitar 28.500 tentara AS yang ditempatkan di Korsel, di mana AS telah mempertahankan sejumlah besar angkatan bersenjatanya di sana sejak Perang Korea 1950-53. Corey, seorang analis intelijen, ditempatkan di pangkalan tentara AS di Jepang namun kemudian menjalani pelatihan di Korea Selatan.

Camp Jackson adalah markas latihan untuk para bintara AS, dan wajib militer Korea Selatan yang memiliki keterampilan berbahasa Inggris untuk mengabdi dalam Bantuan Korea untuk Angkatan Darat AS atau KATUSA.
READ MORE - Satu Tentara AS Tewas di Korea Selatan